Apa itu VPN? Apakah Aman Menggunakan VPN?

114
VPN Terbaik Indonesia
Ilustrasi Menu VPN yang Terpasang pada iOS/iPhone

Teknologi.info – Jaringan Pribadi Virtual (Virtual Private Network) atau yang sering disingkat dengan VPN merupakan jaringan yang “menyembunyikan” lalu lintas internet Anda dengan menggunakan enkripsi. Anda mungkin mengetahui beberapa manfaat yang diberikan VPN, tetapi apakah perlu menggunakan VPN sepanjang waktu? Amankah?

VPN Memberikan Privasi

VPN menyembunyikan alamat IP asli Anda, yang merupakan pintu terdepan koneksi internet Anda. Hal ini sangat berguna jika Anda memiliki IP statis yang tidak berubah-ubah, karena pengiklan dan pelacak lainnya dapat menggunakan IP Anda untuk menautkan aktivitas online Anda; Ini dapat digunakan untuk menayangkan iklan bertarget dengan cara yang agak tersebar. Misalnya, katakan bahwa Anda sedang mencari-cari komputer kantor terbaik secara online. Anda mungkin mencari dan membandingkan berbagai merek, memeriksa penjualnya, dan mungkin menonton satu atau dua video review di YouTube. Dengan terbukanya alamat IP Anda, pengiklan dapat dengan mudah menayangkan lebih banyak iklan yang memiliki relevansi dengan komputer kantor yang Anda cari sebelumnya.

Di luar negeri, hal tersebut dapat mengakibatkan pelanggaran privasi dengan memaparkan ke anggota keluarga Anda yang lain ke iklan yang dipicu oleh aktivitas penjelajahan Anda. Ini hanyalah salah satu trik yang digunakan pengiklan untuk melacak pengguna dalam upaya untuk menayangkan iklan yang paling relevan agar kemungkinan terjadi konversi lebih tinggi.

Umumnya, memutuskan sambungan dari VPN dan menyambungkan kembali akan memberi Anda alamat IP baru. Bahkan jika paket internet Anda memberi Anda IP dinamis yang selalu berubah, aktivitas penjelajahan Anda masih dapat ditautkan kembali kepada Anda, karena penyedia layanan Anda akan memiliki catatan/log histori. VPN yang bagus tidak akan menyimpan log dalam waktu yang cukup lama.

Lalu Lintas Internet Anda Dienkripsi

VPN bertindak sebagai “jalur” aman tempat lalu lintas internet Anda berjalan. Lalu lintas dienkripsi di kedua ujungnya sehingga, secara teori, hanya Anda dan titik akhir (situs web yang Anda akses) yang tahu apa yang sedang ditransmisikan.

Tingkat perlindungan ini dapat bervariasi tergantung pada protokol mana yang didukung oleh penyedia VPN serta protokol mana yang Anda pilih untuk digunakan. Secara umum, protokol yang lebih aman lebih lambat. Protokol yang kurang aman memang lebih cepat namun tetap lebih baik daripada tidak menggunakan VPN sama sekali.

Enkripsi seperti ini sangat berguna saat menggunakan internet di tempat umum/publik. Jaringan publik bisa diserang (man-in-the-middle), di mana data ketika Anda browsin “dicegat”. Jika lalu lintas itu dienkripsi, kemungkinan tidak akan ada gunanya bagi siapa pun yang melakukan serangan semacam itu. Protokol enkripsi yang lebih kuat memberikan perlindungan lebih dalam hal ini.

Apakah dengan VPN akan terjamin tidak ada yang meretas lalu lintas internet Anda?Perlu diketahui, pada dasarnya di dunia maya ini, tidak ada sistem yang 100% aman. Meski demikian, VPN memberikan tingkat keamanan ekstra di atas enkripsi yang ada (seperti HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) dan TLS (Transport Layer Security), yang digunakan oleh web host dan penyedia email).

Sembunyikan Aktivitas Anda dari Penyedia Layanan Internet (ISP) atau mungkin dari Pemerintah (?)

Saat Anda mengenkripsi lalu lintas web Anda, Anda mempersulit pihak ketiga mana pun untuk melihat apa yang Anda lakukan di ranah online. Ini termasuk jenis situs web yang Anda kunjungi atau layanan yang Anda gunakan.

Penyedia layanan Internet (ISP=Internet Service Provider) mungkin mencoba untuk “membentuk” lalu lintas dengan membatasi domain atau pola lalu lintas tertentu. Misalnya, lalu lintas BitTorrent atau layanan streaming bandwidth tinggi dapat diperlambat secara artifisial atau memblokir domain tertentu (misalnya situs Reddit, di Indonesia ini diblokir, jadi jika ingin masuk ke Reddit, harus menggunakan VPN dengan IP dari luar negara Indonesia).

Jika Anda menggunakan VPN, maka semua lalu lintas Anda dienkripsi. Ini mempersulit ISP untuk mengetahui dengan tepat untuk apa Anda menggunakan koneksi internet Anda, dan hampir tidak mungkin bagi mereka untuk membatasi atau membentuk lalu lintas internet Anda karena tersembunyi di balik lapisan enkripsi.

Hal yang sama dapat dikatakan tentang file sharing (yang terkadang bertentangan dengan hukum yang berlaku di masing-masing wilayah/negara). Banyak VPN memiliki server yang berlokasi di yurisdiksi yang -misalnya- membolehkan untuk berbagi file-file yang di negara lain adalah hal yang dilarang. Pastikan saja Anda tidak melanggar kebijakan apa pun yang dapat membuat VPN Anda menghentikan akun Anda karena penyalahgunaan.

Pada catatan yang jauh lebih serius, VPN juga dapat digunakan untuk menghindari penyensoran atau bersembunyi dari pihak berwenang. Di beberapa negara, penggunaan VPN adalah ilegal. Jika Anda ingin menggunakan VPN untuk bersembunyi dari pihak berwenang sedemikian rupa, pastikan Anda memahami risiko melakukannya.

Hemat dan Bebas Akses Konten yang Diblokir

Bagi sebagian besar pengguna, VPN adalah investasi pertama dan terpenting dalam keamanan dan privasi karena alasan yang disebutkan di atas. Mampu tampil seolah-olah Anda sedang menjelajah internet di negara lain juga memiliki beberapa manfaat lain, terutama dalam hal konten ritel dan streaming.

Anda mungkin dikenakan biaya lebih sedikit untuk produk atau layanan tertentu jika Anda tampaknya berada di negara lain. Contoh paling jelas adalah penerbangan, di mana harganya bisa berubah drastis tergantung tempat Anda memesan. Ini juga tidak mencerminkan rencana perjalanan (Tujuan keberangkatan Anda tidak harus sesuai dengan lokasi di mana pemesanan dibuat).

Alasan utama lainnya mengapa banyak orang mendaftar VPN adalah untuk melakukan streaming konten yang dibatasi secara geografis. Ini bisa berupa katalog Netflix negara lain, layanan TV streaming, atau bahkan acara langsung seperti olahraga yang mungkin tidak tersedia secara lokal.

Jika Anda memilih rute streaming, bersiaplah untuk berbelanja. Layanan streaming seperti Netflix lebih menyadari trik yang digunakan penyedia VPN untuk menghindari batasan geografis. Beberapa layanan mungkin memiliki server tertentu yang harus Anda sambungkan untuk mengakses video streaming.

Apa Kelemahan VPN?

Salah satu kelemahan utama menggunakan VPN adalah kecepatan internet Anda akan terasa lebih lambat. Karena penggunaan VPN memperkenalkan lapisan tambahan antara Anda dan internet yang lebih luas, kecepatan Anda akan lebih lambat jika Anda berselancar melalui VPN. Akan ada lebih banyak “rintangan” untuk dilewati data sebelum menjangkau Anda dengan VPN.

Masalah kecepatan sangat bergantung pada kecepatan internet rumah Anda dan jarak antara Anda dan server VPN yang Anda gunakan. Server yang terletak beberapa mil jauhnya akan menyebabkan sedikit perlambatan, tetapi server di sisi lain dunia mungkin memiliki dampak yang dramatis. Dan ya, ini dapat memengaruhi kinerja streaming dan juga gaming (ping merah/besar).

Ping merah dapat membuat penggunaan VPN tidak ideal untuk aplikasi latensi rendah, seperti bermain game online atau live streaming video.

Kelemahan utama kedua adalah persepsi bahwa VPN memberi Anda perlindungan penuh terhadap ancaman online. Ingatlah, bahwa VPN tidak dapat melindungi Anda dari ancaman online yang biasa berupa malware, scammer, pencurian identitas dan lain-lain.

Bahkan VPN itu bisa menjadi “masalah” tersendiri seperti pada tahun 2019 yang lalu misalnya, ada berita yang mengatakan bahwa salah satu penyedia VPN terbesar di dunia, NordVPN, terkena pelanggaran keamanan di sebuah pusat data di Finlandia. Akhirnya, NordVPN memutuskan hubungan dengan perusahaan yang mengelola server dan meyakinkan pelanggan bahwa tidak ada log, nama pengguna, atau kata sandi yang disimpan, tetapi pelanggaran itu masih menimbulkan pertanyaan, terutama dari pengguna yang terpengaruh yang terhubung dari Finlandia.

Terakhir, ada biaya yang perlu dipertimbangkan. Memang banyak VPN gratis. Namun, jika Anda konsen dengan keamanan, sebaiknya dihindari terlebih dari perusahaan yang tidak dikenal sama sekali.

Memilih VPN yang Tepat

Memilih VPN yang tepat itu penting. Mengapa bukan VPN terbaik? Kami memilih kata tepat agar peruntukan VPN sesuai dengan aktivitas Anda. Sekali lagi, jika memungkinkan, hindari VPN gratisan dari sumber yang kurang jelas karena umumnya tidak menawarkan perlindungan sama sekali. Kabar baiknya adalah sebagian besar VPN terjangkau hanya dengan beberapa dolar per bulan.

Jika Anda khawatir aktivitas online Anda terekspos, pastikan Anda memilih VPN dengan kebijakan pencatatan/log seminimal-mungkin. Ini berarti bahwa VPN menyimpan catatan tentang apa yang dilakukan penggunanya untuk waktu yang sangat singkat. Idealnya, layanan ini harus ada di luar yurisdiksi Anda dan di luar yurisdiksi berbagi intelijen seperti Five Eyes.

Mempelajari berbagai protokol VPN yang tersedia untuk Anda akan memberi Anda pemahaman yang lebih baik tentang tingkat perlindungan yang diberikan layanan tertentu kepada Anda.

Jadi, Haruskah Anda Menggunakan VPN untuk Semua Aktivitas Online?

Jika Anda membayar untuk VPN yang Anda sukai, yang memberi Anda lapisan keamanan yang memadai, dan yang memungkinkan Anda mengakses layanan yang mungkin tidak tersedia untuk Anda, maka Anda harus menggunakannya sebanyak mungkin .

Mungkin lebih masuk akal untuk mengisolasi beberapa aktivitas online yang tidak cocok untuk VPN, seperti bermain game online atau jika ingin mengunduh (yang legal ya) secepat mungkin. Anda selalu dapat memutuskan kapan menggunakan VPN dan kapan Anda tidak perlu mengaktifkan VPN. Misalnya, kalau lagi ingin download file besar, sebaiknya matikan VPN agar proses unduh lebih cepat. Atau saat bermain Mobile Legends, matikan saja VPN karena kalau nyala, yang ada malah lag 😀

Jika Anda lebih suka menggunakan VPN untuk semua yang ada di semua perangkat Anda, Anda dapat mengatur VPN di beberapa router.

Anda punya pengalaman dalam menggunakan VPN? VPN apa? Boleh dong berbagi di kolom komentar ketika menggunakan VPN 😉