List Aplikasi Pengatur Keuangan Untuk UKM

332
BukuWarung Pengatur Keuangan UMKM

Artikel ini mengutip dari website BukuWarung pada URL https://bukuwarung.com/aplikasi-pengatur-keuangan/

Teknologi.info – Entah itu para profesional maupun para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), mengatur keuangan untuk usahanya ternyata bisa gampang-gampang susah, loh. Pada beberapa kasus, hal ini malah berbuntut masalah tersendiri di kemudian hari. Dari sinilah, banyak para pengembang yang mendedikasikan waktu dan sumberdayanya untuk membantu dengan membuat aplikasi khusus untuk mengatur keuangan bagi UKM.

Nah, apa saja aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk me-manage keuangan usaha Anda? Berikut daftar dari beberapa aplikasi pilihan yang akan kami sajikan:

1. Aplikasi BukuWarung sebagai Aplikasi Pembukuan

BukuWarung Catat Keuangan Usaha Harian

Aplikasi BukuWarung yang mungkin bisa anda jadi top priority untuk mencoba digunakan dan diterapkan dalam UKM milik Anda. Dengan BukuWarung, Anda akan lebih mudah dalam melakukan pencatatan terhadap pemasukan dan tentu saja pengeluaran. Sehingga, Anda akan melihat dengan terang benderang selisih income dan outcome.

Yang menarik adalah, aplikasi BukuWarung ini juga menyediakan fitur pencatat hutang. Gokil, sob! Jadi Anda bisa mencatat siapa saja dengan detil ketika mereka berhutang baik nama, nomor telepon dan tentu saja, jumlah hutang mereka. Jadi, pelanggan yang suka ngutang, pasti akan terheran-heran Anda memiliki data hutang yang komplit. Jangan dikira UKM atau UMKM tidak melakukan pencatatan hutang saat menggunakan aplikasi ini.

Asyiknya lagi, tidak hanya mencatat hutang, BukuWarung juga bisa mengirimkan pesan otomatis sebagai bentuk “menagih” kepada yang berhutang. Hohoho.. Dah macam asisten digital khusus penagih hutang nih.

Tertarik? Silakan download di catatan keuangan.

2. Aplikasi Lunasbos untuk pencatatan hutang

Catat Utang Piutang Dua Arah Lunasbos

No more stories of friends running away with their debts

Agak lain dari aplikasi sebelumnya, aplikasi Lunasbos lebih ke arah aplikasi yang “mengawasi” utang-piutang. Uniknya, app Lunasbos ini berlaku 2 arah antara yang minjam dan yang memberi pinjaman. Jadi, yang berhutang dan yang menghutangi sama-sama harus memasang aplikasi ini. Pengaturan dasarnya adalah adanya waktu kapan si peminjam akan mengembalikan uang yang dipinjamnya lengkap dengan fitur reminder.

3. Aplikasi Spendee

Spendee budget and expense tracking bank sync

Memiliki perencaan di masa yang akan datang? Maka, Spendee ini bisa Anda pertimbangkan. Rencana apa saja bisa Anda masukan, seperti rencana nikah, berlibur, beli mobil dan sebagainya. Intinya, aplikasi ini akan membantu Anda dalam membuat strategi finansial Anda ke depan dengan memberikan notifikasi agar Anda menabung dari pendapatan yang Anda hasilkan. Yang canggih, aplikasi ini bisa disinkronkan dengan akun Bank Anda.

4. Aplikasi Flip

Flip Transfer Antar Bank Tanpa Biaya Admin

Seperti yang terlihat pada gambar, fungsi aplikasi ini jelas. Yakni untuk menghilangkan biaya admin jika ada transaksi dengan bank yang berbeda. Bagi UKM atau UMKM, biaya admin ini akan sangat berpengaruh jika transaksi beda antar bank banyak. Seorang sahabat pernah mempublikasi di laman media sosialnya, betapa Flip sangat membantunya menghemat hingga puluhan juta rupiah dalam 1 tahun. Bagi UMKM, nilai puluhan juta ini bukan jumlah yang kecil. Bahkan bisa diputar untuk menambah modal.

Anda yang mulai banyak transaksi beda bank, sepertinya wajib menginstall aplikasi Flip ini. Masuknya memang tidak instan, ada delay beberapa saat, namun, melihat efeknya yang besar jika ditotalkan, kami merasa aplikasi Flip ini juga harus disertakan dalam pengelolaan keuangan UKM/UMKM.

Bagaimana? Apa Anda sudah menggunakan salah satu aplikasi dari daftar di atas? Atau malah sudah meng-install ke empat-empatnya di ponsel pintar Anda? Berkenan untuk bercerita pengalaman menggunakan aplikasi pengatur keuangan tersebut? Kolom komentar selalu tersedia di bawah jika Anda bersedia berbagi <3