Microsoft, Salesforce, dan Oracle sedang Membuat Riwayat Vaksinasi Digital

Ini adalah bagian dari kolaborai dengan perusahaan kesehatan dan teknologi lainnya

399
Ilustrasi riwayat digital kesehatan
Ilustrasi riaayat digital kesehatan

Teknologi.info – Perusahaan kesehatan dan teknologi yang meliputi Microsoft, Salesforce, dan Oracle sedang mengerjakan digital records untuk data vaksinasi agar memudahkan orang mengakses riwayat vaksinasi COVID-19 secara digital. Saat orang-orang mulai mendapatkan vaksinasi COVID-19, mereka mungkin perlu membuktikan bahwa mereka telah divaksinasi sehingga mereka dapat kembali bekerja, sekolah, atau bepergian. Nah, memiliki catatan vaksinasi digital yang mudah diakses dapat membantu untuk itu. Kolaborasi tersebut menyebut dirinya sebagai Vaccination Credential Initiative (VCI).

“Visi VCI adalah memberdayakan individu untuk mendapatkan salinan digital terenkripsi dari kredensial imunisasi mereka untuk disimpan dalam dompet digital pilihan mereka”

Jika Anda tidak ingin menggunakan ponsel cerdas, Anda dapat menerima dokumen dengan bentuk QR-Code yang berisi kredensial serupa yang dapat diverifikasi.

VCI BEKERJA MEMBUAT KREDENSIAL MENGGUNAKAN TEKNOLOGI TERBUKA DAN INTEROPERABLE

VCI mengatakan sedang bekerja untuk membuat kredensial menggunakan spesifikasi SMART Health Cards, yang dirancang untuk memungkinkan orang menyimpan hasil imunisasi atau lab dalam dompet digital. (Informasi lebih lanjut tentang spesifikasi juga tersedia di GitHub.)

Namun siaran pers VCI tidak memberikan garis waktu kapan organisasi yang mengelola vaksin COVID-19 dapat membuat catatan ini, jadi tidak jelas kapan Anda benar-benar dapat menambahkannya ke dompet digital, terlebih untuk Indonesia di mana data masih simpang siur. Rencana mereka tahap awa memang baru untuk Amerika Serikat.

Rintangan lain yang mungkin bisa membuat pusat kesehatan lain “engan” berpartisipasi, karena beberapa penyedia mungkin memiliki lebih banyak sumber daya atau data untuk memasukkan kredensial ini ke dalam proses vaksinasi daripada yang lain. Dan ada juga pertanyaan etis tentang apakah seseorang yang dapat membuktikan bahwa mereka divaksinasi seharusnya memiliki lebih banyak kebebasan daripada seseorang yang tidak.

Di luar sana orang-orang sudah memikirkan kemudahan ini dengan record digital orang yang sudah vaksinasi. Di Indonesia? Orang-orang masih ribut apakah harus divaksin atau tidak. Bagaimana dengan Anda?