LAZADA: Belanja Gak Ribet; Komplainnya yang Ribet

962
Pelanggan keluhkan pelayanan Lazada
Pelanggan keluhkan pelayanan Lazada

Teknologi.info – Kamis (11/2/2016) seorang pengguna Facebook menuliskan keluhannya atas layanan dari situs eCommerce Lazada. Adalah bapak Teguh Lesmana yang komplain atas pelayanan yang diberikan oleh situs belanja online tersebut.

29 Januari 2016
Cerita berawal ketika beliau membeli Samsung Galaxy Gear S2 Classic Leather Band dari Lazada. Produk ini dijual dan dikirimkan oleh pihak LAZADA; bukan oleh pihak ketiga (yang selama ini juga kerap bermasalah).

30 Januari 2016
Barang yang dipesan sudah sampai di rumah. Barang dikirim oleh kurir dari Lazada sendiri dengan kondisi baik.

3 Februari 2016
Pemesan baru sempat untuk melakukan cek barang dan ternyata, barang yang dikirim Lazada tidak sesuai dengan pesanan (yang dikirim bukan yang classic leather tapi jenis biasa).

4 Februari 2016
Pemesan yang merasa barang yang diterimanya keliru kemudian mengisi form return dan di form tersebut juga dengan jelas si pemesan meminta untuk diganti dengan barang yang sesuai pesanannya (pengiriman ulang barang yang benar).

5 Februari 2016
Esoknya, barang yang keliru tadi dikirim kembali ke Lazada via kurir Platinum Logistics.

9 Februari 2016
Barang yang keliru sudah diterima oleh pihak Lazada. Sore harinya pihak Lazada menelepon untuk mengkonfirmasi dan saat berbicara melalui telepon ini, pemesan mengkonfirmasikan sekali lagi bahwa ia meminta pengiriman ulang barang; BUKAN refund.

10 Februari 2016
Pihak Lazada dengan seenaknya sendiri menentukan bahwa permohonan saya akan di refund dan pemberitahuan tersebut hanya dilakukan melalui email, karena saya baca beberapa kasus refund dari Lazada yang bakal gak jelas tentu saja saya tidak mau.” tulis pak Teguh di laman profile Facebook-nya

11 Februari 2016
Pagi-pagi pemesan menelpon pihak live chat dari Lazada untuk memastikan bahwa pemesan meminta pengiriman ulang barang bukan refund. Awalnya pihak Lazada beralasan stok barang mereka habis. Pemesan tidak terima karena pada waktu yang sama, website Lazada MASIH MENJUAL Gear S2 Classic secara online dan di sana jelas tertulis STOK TERSEDIA. Setelah berdebat agak lama, akhirnya pihak Lazada mengatakan bahwa si pemesan meminta refund dalam form return dan dalam percakapan via telepon sebelumnya.

“Apa? Ini ngaku-ngaku perusahaan besar tapi servis asal-asalan begini. Setelah saya marah-marah, dengan santainya CS hanya bilang akan diproses dalam 2×24 jam sambil cekikikan. Apa-apaan ini? Jelas-jelas di web Lazada tertulis stok tersedia.” tulisnya lagi.

Bapak Teguh juga sempat menuliskan bahwa dulunya kalau baca kasus-kasus yang ada di Lazada, beliau sempat berpikir bahwa itu adalah kesalahan pihak ketiga sebagai suppliernya.

“Sekarang saya tahu bahwa LAZADA sendiri juga gak beres…,” ucapnya.

11 Februari 2016 malam
Pemesan mendapat email dari Lazada yang menyatakan bahwa pesanannya dianggap batal.

12742731_10153448912467825_8902265448839178538_n

“Gila gak nih toko alasan pembatalan ditulis karena permintaan saya atau tidak dapat melakukan verifikasi atas pembayaran saya. Bener-bener dibuat-buat ini alasan nya. Dan pihak LAZADA tetap memaksakan pengembalian dana malah sekarang dalam bentuk voucher dan nilai nya cuman 9000 Rupiah. Ini LAZADA benar-benar keterlaluan…,” kesalnya.

12 Februari 2016
Setelah berbicara melalui telepon lagi dengan Lazada, CS yang kali ini mengakui bahwa memang di form return pemesan tertulis pengiriman ulang BUKAN refund. Namun, Lazada pada saat itu tidak bisa mengirimkan barang dikarenakan stok mereka habis.

“Pertanyaan saya pada tanggal 10 Februari 2016 waktu itu stok masih ada, kenapa tidak dikirimkan aja stoknya??? Masalah refund setelah saya marah-marah sekarang mereka beralasan bahwa 9000 rupiah itu hanya ganti ongkos kirim barang. Bener-benar dah B*****T Lazada ini…,” marahnya.

Di akhir posting, beliau meminta untuk menyebarkan komplain/keluhan beliau agar bisa menjadi pembelajaran bagi siapa saja yang ingin berbelanja online di Lazada.

“Biar tidak ada lagi yang jadi korban manajemen ala LAZADA gini…,” tulisnya mengakhiri.

Note: Komplain keluhan ini berasal dari laman profil Facebook bapak Teguh Lesmana dan sudah seizin beliau untuk dipublikasi di Teknologi.info.

Update Terbaru 16 Februari 2016

“Brsan cek transaksi dr KK BCA… refund yg dipaksakan dr lazada sudah masuk tinggal tunggu konfirmasi dr BCA nya aja,” tulis pak Teguh saat memperbaharui status terkini terhadap komplainnya.

Advertisements