Grab Kabarkan Perkembangan Bisnisnya di Awal Tahun, Terutama di Indonesia

427
Aplikasi Grab
Aplikasi Grab (sumber: www.grab.com/id/)

Teknologi.info – Grab memberikan pers rilis resmi tentang perkembangan bisnisnya selama semester pertama tahun 2016. Terjadi pertumbuhan yang luar biasa terhadap layanan mereka terutama pada GrabCar dan GrabBike. Pertumbuhan yang besar dalam layanan tersebut disumbang salah satunya dari Indonesia, salah satu negara dimana Grab beroperasi.

Menurut rilis tersebut, di Indonesia terjadi pertumbuhan lebih dari 250 kali sejak pertengahan 2015 terhadap layanan GrabCar dan GrabBike. Sehingga, layanan sewa mobil pribadi dan ojek online tersebut menjadi penyumbang terbesar untuk bisnis Grab secara keseluruhan, termasuk pemesanan taksi dan layanan kurir.

Pada tahun 2016, GrabBike di Indonesia telam tumbuh sebanyak 300% sekaligus melakukan pengurangan subsidi untuk tiap perjalanan yang diselesaikan sebesar 50%. Hal itu ditunjukkan tingginya keterlibatan pengguna pada platform Grab. Dilaporkan juga 1 dari 4 pengguna aktif di Indonesia setiap bulannya menggunakan lebih dari satu layanan Grab.

Faktor pendorong pertumbuhan yang signifikan disertai efisiensi secara besar tiap waktunya pada kejadian tersebut, dikarenakan adanya teknologi machine learning dan kemampuan analitik data oleh Grab.

Fokus bisnis Grab sekarang adalah di Jakarta, kota yang didiami lebih dari 30 juta penduduk dimana Grab memberikan produk berupa layanan ojek, sewa mobil pribad dan pemesanan taksi secara online. Hal itu didukung Indonesia menjadi pasar terbesar Grab berdasarkan data jumlah perjalanan yang diselesaikan seluruh aplikasi.

Tidak hanya kota Jakarta, Grab berencana melebarkan sayapnya ke lebih dari 8 kota besar di Indonesia yang populasinya dijumlahkan sebesar 38 juta penduduk. Hal itu menjadi sumber pendapatan terbaru Grab dengan tidak hanya mengandalkan satu kota di Indonesia. Karena Indonesia merupakan negara keempat terbesar dari segi populasi sebanyak lebih dari 250 juta orang.

Aplikasi Grab sendiri sudah diunduh lebih dari 17 juta kali baik di iOS dan Android, serta mempunyai 320.000 pengemudi di 30 kota di sebagian besar negara Asia Tenggara seperti Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailan, dan Vietnam.

Grab pada bulan Januari lalu melakukan rebranding yang semula bernama GrabTaxi. Grab adalah platform pemesanan kendaraan via online terbesar di Asia Tenggara. Mulanya dari aplikasi pemesanan taksi pada tahun 2012, selanjutnya mengembangkan platform produknya dari layanan pemesanan mobil sewaan dan ojek motor. Layanan Grab tersedia di Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand dan Vietnam.