Inilah Tips Bagi Anda yang ingin Memotret Saat Hujan Turun

452
Ilustrasi Air Hujan di Jalan (Sumber: Pixabay)

Teknologi.info – Musim hujan mulai tiba. Bagi penggemar fotografi ini saatnya memotret untuk mengabadikan musim hujan dengan berbagai momen hujan turun. Walaupun harus berjuang dengan kondisi basah dan cahaya kurang, tapi ada beberapa tips untuk memudahkan anda sebagai fotografer beraksi di musim hujan.

Pertama, cari ide foto yang bisa dihasilkan dari keadaan di musim hujan. Berikut ini beberapa ide yang bisa kamu gunakan:

  • Air hujan itu sendiri dengan berbaur bersama cahaya yang ada di sekitarnya
  • Air hujan yang jatuh dari atap, pipa, selokan dan media lain-lain
  • Bayangan sepasang kekasih di genangan air setelah hujan
  • Bayangan dari genangan air yang memantulkan warna-warni cahaya lampu sangat eksotis
  • Bintik-bintik air di daun atau bunga yang terkena tetesan air hujan
  • Deretan payung yang berwarna-warni di atas sebuah lokasi publik seperti taman atau diletakkan diantara orang yang berjalan kaki
  • Emosi dan reaksi orang dari tampilan wajahnya saat turun hujan
  • Foto tersembunyi alias candid dari orang atau binatang yang sedang bermain air hujan, atau sedang berusaha menghindar dari cipratan air.
  • Langkah-langkah kaki yang berjalan di air hujan sehingga memberi bekas di air atau mencipratkannya
  • Lampu kota yang temaram saat hujan dan bintik-bintik air hujan di kaca jendela atau kaca mobil
  • Orang-orang yang tetap rajin bekerja di tengah hujan deras dengan menerobosnya, atau juga orang menunggu di balik pintu atau dibawah payung dengan menghadap ke hujan deras memakai cahaya terang di belakangnya
  • Suasana lingkungan sekitar saat hujan terjadi, bagaimana keadaanya ketika hujan datang, deras gerimis, hingga reda

Kedua, setelah mendapatkan ide untuk berfoto. Maka, sebelumnya sediakan alat pelindung untuk kamera anda. Bisa payung atau kantung plastik atau aksesoris pelindung khusus kamera yang menyisakan lensa. Jangan sampai kamera anda mengalami kerusakan ketika kena hujan. Walaupun produsen kamera yang anda gunakan mengklaim anti air. Jangan lupa untuk memakai jas hujan untuk melindungi anda.

Ketiga, lensa kamera yang sesuai untuk memotret saat hujan. Pilih lensa baik focus, wide, dan zoom. Sesuaikan dengan keinginan anda untuk memotret objek saat hujan. Mau potret dari jarak jauh coba lensa wide dan zoom. Atau lensa focus untuk memperbesar objek yang kita foto saat hujan.

Keempat, tambahkan kontras untuk memperkuat perbedaan cahaya antara objek dan layarnya. Baik objek gelap dengan latar terang atau sebaliknya. Kalaupun tidak bisa, tambahkan sedikit lampu flash dari kamera, dan itu perlu beberapa kali pengambilan untuk mendapatkan yang terbaik.

Kelima, perlunya cahaya belakang alias backlight sehingga saat melakukan pengambilan gambar di hujan dapat jelas terlihat. Cari sumber cahaya yang kuat dan ambil gambar ke arahnya. Sumber cahaya bisa darimana saja seperti lampu jalanan, lampu reklame, dan cahaya matahari disaat hujan. Perhatikan juga supaya tidak terlalu over exposure saat memotret.

Keenam, atur cepat atau lambat saat pengambilan objek dengan shutter speed. Jika ingin mendapatkan foto butiran air hujan yang perlu dilakukan hanya menambahkan kecepatan. Sedangkan untuk mendapatkan foto blur air hujan tinggal memperlambat kecepatan saja.

Melakukan hal fotografi saat musim hujan atau hujan turun memang perlu kesabaran dan kreatifitas. Jadi, jangan cepat menyerah dan selalu belajar untuk mencoba berbagai teknik demi foto yang terbaik.