Hyundai Ambil Kendali atas Boston Dynamics dengan Mahar $1,1 Miliar

Sekarang Spot® berada di "rumah baru"

141
Spot Boston Dynamics
Salah satu robot Boston Dynamics yang paling terkenal adalah Spot® | Gambar: bostondynamics.com

Teknologi.infoHyundai secara resmi membeli saham pembuat robot Boston Dynamics dari SoftBank dalam kesepakatan dengan nilai perusahaan mencapai $1,1 miliar. Kesepakatan ini menandai langkah besar Hyundai dalam robotika. Hyundai mengambil sekitar 80% saham di perusahaan. Sementara itu, pemilik sebelumnya, Softbank, akan tetap mempertahankan sekitar 20% melalui afiliasi.

Hyundai mengatakan investasinya akan membantu pengembangan robot layanan dan logistik, tetapi seiring waktu ia berharap bisa membangun lebih banyak robot humanoid untuk pekerjaan seperti “merawat pasien di rumah sakit”. Bidang minat lainnya termasuk mengemudi otonom dan pabrik pintar.

Boston Dynamics dimulai sebagai sub proyek dari Massachusetts Institute of Technology. Boston Dynamics telah menciptakan robot menggunakan pendanaan DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency), seperti BigDog, tetapi terkenal karena ketenarannya di dunia maya yang sempat viral. Dua bintang utamanya adalah Atlas, robot bipedal humanoid yang dapat berlari dan melakukan backflip, dan Spot, “anjing” berkaki empat yang lebih kecil dan telah diuji dalam berbagai skenario, mulai dari menggembala domba hingga membantu petugas perawatan kesehatan selama pandemi.

Perusahaan mulai menjual Spot pada Juni 2020 seharga $74.500, menargetkan bisnis yang mencari cara otomatis untuk berpatroli dan memeriksa gudang. Terlepas dari ketenarannya, Boston Dynamics tidak pernah untung. Mudah-mudahan di bawah arahan CEO dan Hyundai yang baru, akan ada keuntungan dari robot keren ini.

Perjalanan panjang dari awal tahun 1992 hingga bernilai $1,1 miliar, Boston Dynamics menghabiskan waktu di bawah Google, terutama berfokus pada penelitian dan pengembangan, dan baru-baru ini bersama SoftBank.

“Misi mulia untuk mendorong batasan tentang apa yang dapat dilakukan oleh robot canggih. Buat aplikasi yang berguna di dunia yang lebih cerdas dan lebih terhubung.”
Marc Raibert, mantan CEO Boston Dynamics

Robot industri Hyundai sendiri telah difokuskan pada pabrik otomotifnya, termasuk konsep “mobil berkaki” yang menurut perusahaan dapat digunakan oleh responden pertama untuk bepergian melintasi medan yang sulit.

Kita tunggu kiprah robot ini di tangan Hyundai.