Demi Pertumbuhan GrabPay, Kudo Diakuisisi oleh Grab

238
Anthony Tan, Albert Lucius, kudo, Grab
CEO dan Co-Founder Grab, Anthony Tan (kiri-baju kaos hijau) bersama Albert Lucius, CEO Kudo (kanan-baju kaos putih) bersalaman setelah penandatanganan akuisisi Grab terhadap Kudo

Teknologi.info – Grab melakukan rilis di website mereka tentang akuisisi terhadap startup di Indonesia. Grab merupakan penyedia transportasi dan pembayaran online di Asia Tenggara, salah satu negara operasinya juga di Indonesia.

Tanggal 3 April, Grab telah menyelesaikan penandatanganan perjanjian untuk mengakuisisi Kudo. Sebuah startup yang menawarkan platform O2O (Online to Offline) untuk menghubungkan pedagang online dan penyedia layanan. Kudo sendiri memiliki lebih dari 400.000 agen resmi di 500 kota di seluruh Indonesia.

Rencananya, Kudo akan diintegrasikan di platform pembayaran Grab yaitu GrabPay. Dengan akuisisi ini, Grab akan mendapatkan lebih banyak driver, pengguna Grab dan pengguna GrabPay melalui Kudo. Selain itu, membuka peluang untuk menawarkan jasa keuangan seperti asuransi dan kredit konsumsi.

“Kudo merevolusi bagaimana konsumen di Indonesia membayar barang dan jasa, dan kami sangat senang untuk menyambut mereka ke keluarga Grab. Menggabungkan Kudo solusi O2O e-commerce yang inovatif dan jaringan agen yang luas dengan basis pelanggan besar dan aktif GrabPay dan Grab akan memajukan misi kami menyediakan jutaan orang di seluruh Indonesia dengan peningkatan akses ke pembayaran non-tunai yang nyaman dan peluang pendapatan baru, selain juga membuka cara-cara baru yang menarik untuk meningkatkan belanja secara online. integrase Kudo merupakan langkah pertama yang penting dalam rencana kami untuk ‘Grab 4 Indonesia’ yang memberikan semua orang Indonesia kesempatan untuk pindah ke ekonomi digital,” ujar Ming Maa sebagai Presiden Grab.

“Grab berbagi visi dalam menciptakan solusi pembayaran dengan memberdayakan bagi yang tidak terjangkau bank untuk mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan yang cepat dari e-Commerce, dan kami berharap untuk memulai tahap berikutnya dari pertumbuhan kami sebagai bagian dari tim Grab. Mengingat bahwa GrabPay sudah menjadi salah satu platform pembayaran paling banyak digunakan di Indonesia, akuisisi ini menciptakan sinergi langsung dengan bisnis yang ada. Kami sangat antusias untuk bekerja sama untuk membawa kemudahan dan kenyamanan pembayaran non-tunai untuk lebih banyak orang Indonesia daripada sebelumnya,” ucap Albert Lucius sebagai CEO Kudo.

Akuisisi ini menandai investasi pertama mereka yang sebelumnya meluncurkan kampanye ‘Grab 4 Indonesia’ sebuah masterplan untuk 2020. Grab berkomitmen untuk investasi sebesar 700 juta dollar Amerika di Indonesia selama 4 tahun untuk mengembangkan ekonomi digital melalui promosi inovasi teknologi mobile dan jasa keuangan serta meningkatkan akses pembayaran mobile dan peluang pendanaan.

GrabPay diluncurkan oleh Grab pada bulan November 2016. Pasar Asia Tenggara dipilih platform pembayaran online ini untuk mendorong langkah menuju masyarakat non-tunai dan meningkatkan keselamatan dengan mengurangi ketergantungan pada uang tunai fisik.

Advertisements