Tips Mengabadikan Gerhana Matahari Total Melalui Foto

Share:

Teknologi.info – Rabu 9/3/2016 yang akan datang merupakan hari raya nyepi 1938 dan bertepatan dengan kejadian alam langka yakni, gerhana matahari penuh/total. Ada beberapa daerah di Indonesia yang bisa melihat gerhana matahari total ini, seperti Halmahera dan Ternate (Maluku Utara), Palu, Luwuk, Poso (Sulawesi Tengah), Balikpapan (Kalimantan Timur), Palangkaraya dan Sampit (Kalimantan Tengah), Bangka Belitung serta Palembang (Sumatera Selatan). Kota-kota ini kebetulan berada pada garis edar gerhana total 9 Maret mendatang.

Bagi yang tidak dilewati secara langsung, tetap bisa melihat fenomena ini meski gerhana yang terlihat hanya sebagian. Gerhana matahari total mencapai puncaknya diperkirakan pukul 7:20 WIB untuk Indonesia Barat, 8:35 WITA untuk Indonesia Tengah dan 9:50 WIT untuk Indonesia bagian Timur.

Akan tetapi, menyaksikan gerhana matahari total secara langsung bisa berdampak atau memiliki resiko bagi kesehatan mata sehingga harus tetap waspada jika ingin melihat secara langsung. Bagi yang ingin mengambil foto fenomena langka ini, berikut tips pelindung melihat gerhana matahari ataupun tips aman untuk mengambil foto gerhana total.

1. Jangan Melihat Langsung
Melihat gerhana matahari total secara langsung (hanya dengan mata; tanpa alat/pelindung) bisa membuat titik pusat retina terbar sehingga terdapat semacam efek “after image”. Ini tentu saja berbahaya serta akan menyulitkan dalam melihat keadaan sekitar.

2. Pakai Kacamata Pelindung
Kacamata pelindung akan memproteksi mata dari sinar infra merah dan ultraviolet yang berbahaya. Sangat dianjurkan untuk memakai kacamata pelindung bersertifikasi “CE-Approved”. Jadi, jika terjadi gerhana matahari memakai kaca mata lensa bersertifikat CE-Approved. Kacamata pelindung tidak sama dengan kacamata hitam pada umumnya. Kacamata biasa tidak mampu melindungi dari radiasi sinar gerhana matahari.

3. Gunakan Kamera Ponsel atau Digital
Mengabadikan gerhana dengan ponsel atau kamera digital? Tentu bisa! Jika tidak mempunyai kacamata pelindung, gunakan kamera ponsel atau kamera digital untuk melihat dan mengambil foto gerhana. Akan tetapi, jika gerhana matahari total yang terjadi tetap diwajibkan memakai kacamata pelindung. So, selamat mengabadikan gerhana dengan ponsel 🙂

4. Pasang Lensa “Astrosolar” sebagai tip foto gerhana aman untuk kamera
Lensa Astrosolar mampu mereduksi silaunya cahaya matahari pada foto yang diambil dari gerhana matahari. Prinsipnya, lensa ini mengurangi sinar yang masuk ke kamera sehingga jika dilihat tidak akan terlalu menyilaukan. Ini menjadi cara membuat pelindung kamera untuk foto gerhana matahari.

Demikian tips melihat dan mengambil foto gerhana matahari total. Semoga bermanfaat.

Tips Mengabadikan Gerhana Matahari Total Melalui Foto | Leny | 4.5

Kirim Komentar