Sekali Lagi, Pendapatan Zoom Berlipatganda Semasa Pandemi

222
Aplikasi Zoom untuk Meeting dan Webinar
Ilustrasi Aplikasi Zoom untuk Meeting dan Webinar | Sumber: Pixabay

Teknologi.info – Zoom bekerja dengan cukup baik. Zoom Video Communications, Inc. melaporkan pendapatan $777,2 juta selama kuartal ketiga tahun 2020. Ini berarti, lebih dari 4x pendapatannya dibanding kuartal yang sama di tahun sebelumnya. Zoom berharap untuk melipatgandakan lagi pendapatannya pada kuartal keempat tahun ini.

Sukses besar Zoom seharusnya bukan hal yang mengherankan. Zoom menjadi aplikasi konferensi video terbaik yang paling banyak dipilih dari awal pandemi dan berhasil mempertahankan posisi tersebut. Bahkan, saat layanan lain – seperti Google Meet, Slack, dan Microsoft Teams – semakin bersaing untuk mendapatkan perhatian, Zoom tetap kuat bertengger di puncak.

Zoom tidak menyatakan jumlah total pengguna yang dimilikinya, tetapi metrik seputar pelanggan yang membayar terus bertambah. Perusahaan ini sekarang memiliki 433.700 pelanggan dengan lebih dari 10 karyawan, naik dari 370.200 pada kuartal lalu, dan meningkatkan jumlah pelanggan yang memberikan pendapatan lebih dari $100.000 selama tahun sebelumnya.

Meskipun Zoom berkeingingan untuk terus mendapat jumlah yang sangat besar pada kuartal berikutnya, ada tanda-tanda bahwa periode pertumbuhannya yang besar dan cepat sepertinya akan berakhir. Perusahaan memperingatkan kerugian yang lebih besar dari biasanya sebelum akhir tahun, dan pertumbuhan pendapatannya – meski sangat tinggi – tampaknya mulai menunjukan grafik yang datar.

Meskipun demikian, uji coba yang lebih besar akan segera dilaksanakan ketika Zoom mungkin harus bersaing kembali dengan Work from Office yang perlahan sudah mulai berjalan. Ini tentu saja akan menjadi faktor yang bisa mengurangi ketergantungan pelanggan pada konferensi video seperti saat Work from Home diberlakukan sebelumnya.