Algoritma Deep-Learning dan Retargeting Berperan Besar dalam Perkembangan eCommerce di Indonesia

109
cara kerja retargeting
Penggunaan retargeting oleh pemain e-commerce lokal dalam memperkuat branding akan semakin bertambah, meningkatkan customer engagement dan conversion rate, sekaligus mempercepat pengembalian modal iklannya.

Teknologi.infoPersonalised retargeting merupakan sebuah mekanisme di mana sebuah iklan disesuaikan dengan perilaku dan preferensi pengguna internet tertentu. Bentuk iklan online ini membantu brand untuk tetap berada di pikiran pengguna di setiap perjalanannya, setelah mereka mengunjungi dan meninggalkan website tertentu sebelum mereka melakukan pembelian. Menurut Baymard, konsumsi pasar online mengalami peningkatan dalam jumlah calon pembeli yang meninggalkan keranjang belanjaannya (cart abandonment) di sebuah eCommerce dari 60% di 2006 menjadi 78% di 2016. Teknologi retargeting akan membantu brand untuk mencapai conversion rates yang lebih tinggi di antara para penggunanya.

Dengan mayoritas dari 260 juta penduduk Indonesia yang aktif berinternet dan menggunakan perangkat mobile dalam melakukan pembelian, negara ini mewakili salah satu marketplace online terbesar di dunia yang mengalahkan Cina dan India. Setelah investasi dan manufaktur, konsumsi pasar (termasuk eCommerce) adalah salah satu segmen ekonomi terbesar di Indonesia. Menurut Kementeria Komunikasi dan Informatika (KOMINFO), eCommerce diharapkan tumbuh hingga US$130 miliar pada tahun 2020 mendatang.

Dunia digital yang sedang berkembang di Indonesia memberikan kesempatan bagi perusahaan seperti RTB House untuk memberikan solusi retargeting tercanggih kepada tipe pelanggan yang beragam, termasuk e-commerce, situs travel online, dan iklan baris (classifieds ads). Laporan dari eMarketer and Interactive Advertising Bureau Singapore (IAB Singapore) memperkirakan pengeluaran dari digital advertising di Indonesia akan meningkat hingga 20,5% dari total jumlah pengeluaran iklan di media pada tahun 2020 karena cepatnya tingkat adopsi internet, terutama melalui smartphone.

RTB House merupakan sebuah perusahaan global yang menyediakan teknologi retargeting tercanggih untuk brandbrand unggulan di seluruh dunia. Melalui hak paten akan mesin ad-buying, dan bertenagakan algoritma deep-learning, RTB House membantu para pengiklan dalam meningkatkan penjualan untuk mencapai target jangka pendek, menengah, dan panjang mereka. Didirikan pada tahun 2012, RTB House telah membantu lebih dari 1,000 kampanye dalam 40 pasar lebih di Eropa, Timur Tengah, Afrika, Asia Pasifik dan Amerika Latin. Perusahaan ini memiliki lebih dari 200 profesional dan masih berkembang hingga saat ini. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.rtbhouse.com.

“Kami mengharapkan pertumbuhan yang substansial dari penggunaan retargeting oleh pemain e-commerce di Indonesia, dan yang mendorong hal ini terjadi adalah adanya keinginan untuk meningkatkan ROI dalam pengeluaran belanja pemasaran karena teknologi kami berbasiskan deep-learning, yang akan menguntungkan dan mendorong penambahan pengguna baru (customer acquisition) dan menarik pengguna yang telah ada ke online marketplace milik mereka. Deep-learning merupakan subbidang dari artificial intelligence (AI) yang paling menjanjikan. Kami percaya bahwa solusi digital yang baru ini akan membantu menyukseskan pelanggan kami.” – Chandra Kuncara, Country Director, Asia Tenggara, RTB House

Chandra Kuncara, yang sebelumnya memiliki pengalaman kerja di perusahaan seperti Google, Facebook, dan Appier, yakin bahwa hal yang membuat RTB House berbeda yaitu teknologinya yang inovatif dengan algoritma deep-learning yang canggih.

RTB House merupakan satu dari sedikit perusahaan di dunia yang mengembangkan dan mengimplementasikan teknologi eksklusif milik mereka dalam membeli iklan dalam model RTB (real-time bidding) – sebuah solusi dimana para pembeli dapat berpartisipasi dalam pelelangan ruang iklan secara real-time.

Advertisements