Youtube Hanya Akan Menampilkan Iklan pada Channel dengan Minimal 10.000 Views

417
youtube video views minimal 10000
Perubahan aturan ini dimaksudkan agar bisa memfilter para kreator yang benar-benar kreatif; bukan semata re-upload video yang sudah ada.

Teknologi.info – Lima tahun yang lalu, YouTube membuka program kemitraan (YouTube Partner Program/YPP) untuk semua orang. Ini merupakan sebuah langkah yang sangat besar; Artinya, siapa saja bisa mendaftar untuk layanan YPP, mulai dari mengupload video, dan mendapatkan uang dari video tersebut. Dengan program ini, YouTube kian tumbuh menjadi platform video terbesar di dunia internet. Sisi buruknya, Google mulai melihat cukup banyak orang-orang yang membuat akun baru kemudian ingin cara instan agar memiliki jumlah penonton yang banyak namun dengan cara meng-upload ulang konten video milik orang lain. Materi yang diunggah ulang terkadang dari label rekaman ternama, film komersil, sampai ke video-video lain dari karya kreator YouTube yang cukup populer.

Dalam upaya untuk memerangi para “oknum” yang buruk ini, kemarin (6/4/2017) YouTube telah mengumumkan beberapa perubahan pada YPP per hari itu. Mulai saat ini, akun kreator dan channel atau saluran siaran tidak akan dapat mengaktifkan monetisasi sampai mereka memiliki jumlah total penayangan 10.000 pada saluran (channel) mereka.

YouTube meyakini bahwa batas ini (10ribu views) akan memberi mereka kesempatan untuk mengumpulkan informasi yang cukup pada saluran tersebut untuk mengtahui apakah channel tersebut “bersih” atau hanya sekedar akun duplikat yang hanya reupload video orang lain. Dan angka tersebut menurut Google Youtube tidak juga begitu tinggi sehingga kreator video independen yang benar-benar baru dan ingin berkiprah di Youtube Channel tetap bisa untuk mendaftar pada layanan ini.

“Dalam beberapa minggu, kami juga akan menambahkan proses review untuk akun baru yang berlaku untuk berada di YouTube Partner Program. Setelah saluran mereka menyentuh angka 10.000 penayangan, kami akan meninjau aktivitas mereka terhadap kebijakan kami,” tulis Ariel Bardin, VP of Product Management, dalam posting blog resmi Youtube kemarin.

“Jika semuanya terlihat baik, kami akan membawa channel ini ke YPP dan mulai menampilkan iklan terhadap konten video mereka. Dengan adanya aturan ambang batas penayangan ini yang baru ini, kami bisa memastikan pendapatan (earnings) hanya mengalir ke kreator konten yang benar-benar bermain sesuai dengan aturan.”, tambahnya lagi.

Tentu saja, perubahan aturan Youtube ini juga akan melindungi pencipta konten video original dari “serangan” reupload para seniman scammer/spammer. Sehingga, aturan ini sangat bermanfaat bagi pemilik konten yang sudah bersusah payah meluangkan waktu, tenaga dan biaya pada produknya. Maraknya aksi upload ulang video ini memang sudah lama menjadi masalah besar di YouTube, terlebih dalam beberapa pekan terakhir.

“Adanya batas 10ribu views ini sangat membantu kita dalam menggali informasi yang cukup untuk menentukan validitas sebuah saluran (channel),” tulis Bardin.

“Perubahan ini juga memungkinkan kita untuk mengkonfirmasi apakah saluran yang ada mengikuti setiap pedoman Youtube serta kebijakan periklanannya.” tutupnya.

Banyak yang mengapresiasi kebijakan yang diambil Youtube. Banyak juga yang menentang karena berangapan peraturan baru ini terlalu berat. Bagaimana dengan pendapat Anda terkait adanya perubahan aturan ini?

Advertisements