Kampanye #TeamUnstoppable di Asia Tenggara, Samsung Ajak Generasi Muda untuk Do What They Can’t

Teknologi.info – Samsung Electronics Co., Ltd resmi meluncurkan #TeamUnstoppable, yaitu sebuah kampanye regional terbaru yang bertujuan untuk mengajak Gen Z dan Milenial di Asia Tenggara untuk melampaui batasan dan mengejar passion mereka. Selaras dengan visi Samsung untuk menginspirasi dunia dengan inovasi dan menciptakan masa depan baru, #TeamUnstoppable merupakan ajang bagi generasi muda yang memiliki motivasi yang sama untuk berbagi kisah inspiratif mereka dan menyemangati anak muda lain untuk melakukan hal positif.

Film dari kampanye terbaru ini menampilkan perwakilan lima individu muda inspiratif yang menghadapi berbagai tantangan dalam menekuni passion demi mencapai kesuksesan besar mereka. Mereka adalah Imran Aqil dari Malaysia, Margielyn Didal dari Filipina, Jacob Julian Lau dari Singapura, Sarnt Sunbeary dari Thailand, dan Truong Mỹ Anh dari Vietnam. Ajang ini juga merupakan bagian dari kampanye #LampauiBatasmu di Indonesia.

“Asia Tenggara merupakan rumah bagi para individu muda kreatif yang terus-menerus menghadapi berbagai tantangan dalam mendefinisikan kembali norma yang ada saat ini dan menciptakan peluang baru bagi generasi mereka. Sebagai digital natives, Gen Z dan Milennial ini mahir menggunakan kekuatan teknologi dan media sosial dalam mengekspresikan diri mereka. Di Samsung, kami bangga dapat menginspirasi anak muda dan kami berharap dapat mengajak lebih banyak generasi muda di Asia Tenggara untuk menciptakan dampak positif dan berpartisipasi pada masyarakat di sekitarnya. Kami menciptakan #TeamUnstoppable untuk mengangkat kisah sukses anak muda dalam membuat perubahan dan menginspirasi lebih banyak anak muda lain untuk berbagi kisah unik mereka tentang keberanian, ketekunan, dan kreativitas. Melalui kampanye #TeamUnstoppable, kami berharap dapat menciptakan sebuah gerakan dan menunjukkan bagaimana generasi muda ini dapat memanfaatkan teknologi dan produk yang inovatif untuk mendorong perubahan positif setiap harinya di seluruh kawasan ini. – Olivier Bockenmeyer, Regional Corporate Marketing Head, Southeast Asia and Oceania at Samsung Electronics

Perwakilan anak muda yang ditampilkan dalam film kampanye regional ini dipilih untuk mewakili semangat “do what others say you can’t“. Mereka ini telah keluar dari zona nyaman untuk melampaui batasan tradisional dengan keadaan yang berbeda. Mereka adalah:

  • Imran Aqil dari Malaysia, seorang content creator dan relawan sosial yang saat ini sedang melakukan misi kemanusiaan dalam menciptakan perbedaan yang bermakna positif.
  • Margielyn Didal dari Filipina, yang mendobrak batasan sosial dengan berhasil menjadi pemain skateboard profesional dan telah memenangkan medali emas di Asian Games 2018.
  • Jacob Julian Lau dari Singapura, yang berhasil mengatasi kepribadian introvert dan keraguan dalam dirinya setelah memilih menari sebagai karirnya.
  • Sarnt Sunbeary dari Thailand, seorang content creator dan pengusaha yang tidak gentar dengan tantangan terkait dengan pengelolaan bisnis toko susu dan teh miliknya yang populer.
  • Truong Mỹ Anh di Vietnam, yang memaknai self-love dan percaya diri untuk menjadi penyanyi terkenal dan memulai debutnya pada usia 18 tahun.

#TeamUnstoppable di Indonesia

Samsung - Team Unstoppable IndonesiaSetelah peluncuran regional dari kampanye #TeamUnstoppable, mulai tanggal 8 September 2021 Samsung Indonesia Indonesia akan merilis rangkaian film lokal dengan latar belakang cerita mengenai kisah Esport pro player Celiboy, content creator Edho Zell, artis Aurelie dan model Ayu Gani yang belum pernah diangkat sebelumnya, untuk mengenal lebih dekat dan menginspirasi anak muda di Indonesia untuk berbagi cerita tentang bagaimana mereka mampu mendorong batasan-batasan yang ada dengan cara mereka sendiri.

Celiboy, Edho Zell, Aurelie, dan Ayu Gani akan mengajak peserta untuk mengirimkan cerita “do what you can’t” melalui Instagram dan Twitter dalam periode 6-27 September 2021. Peserta dapat mengirimkan Unstoppable Story versi mereka, mengenai cara mereka melawan batasan dari orang lain dan membuktikan kemampuan dirinya.

Pemenang utama yang beruntung akan mendapatkan hadiah berupa Galaxy Z Flip3 5G, agar mereka dapat terus aktif dalam keseharian, mengabadikan momen Unstoppable mereka dan membagikannya kepada teman dan orang-orang disekitar yang memiliki visi yang sama melalui tagar #TeamUnstoppable dan #LampauiBatasmu. Pemenang kedua akan mendapatkan hadiah berupa Galaxy Watch4 dan pemenang ketiga akan mendapatkan hadiah Galaxy Buds2.

Untuk informasi lebih lanjut tentang bagaimana Anda dapat bergabung dengan gerakan #TeamUnstoppable, silakan kunjungi https://www.samsung.com/id/teamunstoppable/

Apple Umumkan Headphone Peredam Bising AirPods Max seharga $549

Teknologi.info – Ternyata Apple memiliki satu lagi pengumuman sebelum tahun 2020 berakhir: setelah berbulan-bulan beredar rumornya, Apple hari ini meluncurkan headphone peredam bising miliknya sendiri. Mereka menyebutnya AirPods Max, dan hadir dengan desain premium yang diharapkan dari headphone andalan Apple. AirPods Max dibanderol dengan harga $549 dan akan mulai dijual pada 15 Desember 2020. Preorder dimulai hari ini di Amerika Serikat.

AirPods Max tersedia dalam lima warna: space grey, silver, biru langit, hijau, dan merah muda. Headphone premium ini menampilkan apa yang disebut Apple sebagai “Custom Acoustic Design” dengan sistem driver 40mm yang memberikan bass yang kaya dan dalam, rentang menengah yang akurat, dan ekstensi frekuensi tinggi yang jernih sehingga setiap nada dapat didengar.

Apple telah menghadirkan sejumlah fitur di debut AirPods perdananya ini seperti EQ adaptif, mode transparansi, audio spasial, dan berbagi audio. Bahkan ada elemen dari Apple Watch – Digital Crown – yang telah hadir di headphone ini. Ada juga tombol “kontrol bising” terpisah untuk beralih antara mode peredam bising dan transparansi.

“AirPods Max menawarkan kontrol volume yang tepat dan kemampuan untuk memutar atau menjeda audio, skip trek, menjawab atau mengakhiri panggilan telepon, serta mengaktifkan Siri.”
– Apple

AirPods Max menawarkan masa pakai baterai hingga 20 jam dan mengisi daya melalui konektor Lightning Apple – bukan USB-C (Apple memiliki kabel Lightning ke 3,5 mm seharga $ 35 yang dijual terpisah). Jika Anda sedang terburu-buru, pengisian daya selama lima menit memberi Anda waktu pemutaran selama 90 menit. Headphone secara otomatis menjeda audio saat dilepas dari telinga Anda dan melanjutkan pemutaran saat Anda menyalakannya kembali. Wow…

AirPods Max Smart Case | Gambar: Apple

Ada juga “casing pintar” untuk AirPods Max yang secara otomatis menempatkannya dalam status daya rendah. Sayangnya, tampaknya Apple tidak menjual casing berbahan keras yang lebih protektif untuk saat ini.

Mirip dengan pendekatan dari Bose, Sony, dan lainnya, sistem peredam bising Apple menghasilkan anti bising untuk meredam suara eksternal dengan menggunakan enam mikrofon yang menghadap ke luar. Dua mikrofon yang menghadap ke dalam mengukur apa yang Anda dengar untuk menghilangkan gangguan tambahan. Apple juga mengklaim AirPods Max bekerja dengan baik untuk panggilan suara (bahkan dalam kondisi berangin) dengan mikrofon beam forming bawaan.

Apple AirPods Max Pink
Gambar: Apple

Dengan masuknya Apple ke segmen headphone premium, Apple akan langsung bersaing dengan merek-merek besar lainnya seperti Bose, Sony, Sennheiser, AKG dan lain-lain yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dan memiliki daftar panjang produk yang sudah dipasarkan. Meski demikian, harga miliki Apple lebih tinggi dari hampir semua dari merek yang disebutkan sebelumnya. Pintarnya Apple adalah, mereka menggunakan momentum AirPods dan AirPods Pro, yang telah mendominasi pasar earbud nirkabel sebelumnya.

Apakah kualitas suara AirPods Max sesuai dengan harganya?

Dengan harga yang lebih murah, Anda bisa mendapatkan Sony 1000XM4, yang mendukung LDAC, codec audio nirkabel yang tidak terlalu jauh dari kualitas CD. Tidak ada padanan untuk ini di iPhone dan Apple Music. Akan tetapi, Apple telah memanfaatkan sinergi antara perangkatnya yang lain dengan memperkenalkan fitur-fitur seperti peralihan perangkat otomatis – AirPods Max, AirPods, dan produk Beats tertentu dapat beralih antara iPhone, Mac, dan iPad berdasarkan perangkat mana pun yang Anda gunakan saat itu. Dan, dalam kasus AirPods Max dan Pro, kemampuan yang disebut audio spasial yang mereplikasi pengalaman suara surround yang imersif saat menonton film dan acara TV di iPhone atau iPad akan lebih terasa.

Awal Desember adalah waktu akhir tahun yang luar biasa bagi Apple untuk memperkenalkan produk baru. Berita hari ini diberitahukan minggu lalu oleh MacRumors, yang melaporkan bahwa Apple telah mengirimkan memo ke penyedia layanan resmi tentang perubahan yang akan segera terjadi pada AppleCare. Sejak itu, headphone lah yang diprediksi sebagai kandidat produk yang paling mungkin dirilis. Dan hari ini, memang terbukti rumor tersebut.

Bagaimana pengguna Apple di Tanah Air? Sudah siap merogoh kocek? Asal jangan kantong teman aja yang dirogoh, ya? 😀

Nvidia Merilis GeForce RTX 3060 Ti

Teknologi.info – Hari ini, Nvidia telah mengumumkan graphics card GeForce RTX 3060 Ti baru seharga $399. Ini adalah line up terbaru pada jajaran seri RTX 3000 dan yang paling terjangkau. Nvidia mengatakan bahwa RTX 3060 Ti telah dirancang untuk mengungguli generasi terakhir RTX 2080 dan RTX 2080 Super. Rata-rata, Nvidia mengatakan akan lebih cepat 40% dari pendahulunya, RTX 2060 Super.

RTX 3060 Ti akan tersedia di seluruh dunia pada tanggal 2 Desember, dengan harga $399, £369 di Inggris, dan €348 (tidak termasuk pajak). Graphics Card ini sendiri terlihat sangat mirip dengan RTX 3070 dan ukurannya pun identik. Kartu grafis ini juga mencakup pengaturan kipas ganda yang masih sama. Perbedaan utama jika dilihat secara kasat mata adalah bahwa RTX 3060 Ti menggunakan warna abu-abu yang lebih terang daripada RTX 3000 yang berwarna abu-abu gelap.

RTX 3060 Ti hadir dengan memori video 8GB, 1410Mhz (bisa ditingkatkan hingga 1665Mhz). Graphics Card ini memiliki desain slot ganda yang khas dengan konektor daya 12-pin baru Nvidia. Nvidia merekomendasikan power supply 600W untuk RTX 3060 Ti, karena Graphics Card ini mampu memakai daya hingga 200 watt.

Seperti seri RTX 3000 Nvidia lainnya, RTX 3060 Ti juga akan mampu melakukan real-time ray tracing dan akan menyertakan dukungan DLSS (Deep Learning Super Sampling) dan kemampuan untuk menjalankan rangkaian aplikasi RTX Nvidia.

Bagaimana? Tertarik dengan harganya? Apa di Indonesia juga akan “semurah” itu? Mari kita nantikan bersama berapa harganya setelah masuk ke negara +62 ini :v

Luncurkan Pesaing TikTok, Snapchat Rilis “Spotlight”

Teknologi.infoSnap akhirnya siap bersaing dengan TikTok dan akan membayar kreator untuk memposting di platform. Snap Inc. secara resmi mengumumkan bagian baru Snapchat hari ini yang disebut dengan Spotlight yang akan menampilkan konten video vertikal dari pengguna yang lebih mirip meme dan bercanda daripada konten sehari-hari yang sebelumnya didorong oleh Snap. Bayangkan, pada dasarnya, Spotlight ini adalah TikTok tetapi di Snapchat.

Untuk memikat orang agar memposting foto secara teratur, perusahaan mengatakan akan membagi $1 juta antara pembuat paling populer di aplikasi per hari hingga akhir tahun 2020. Ini berarti jika seseorang memiliki video yang sangat viral, mereka mungkin mendapat bagian besar dari pot $1 juta. Tidak masalah apakah orang itu memiliki pelanggan dalam jumlah besar; jumlah yang diterima orang terutama didasarkan pada tampilan unik dibandingkan dengan foto lain pada hari itu. Pengguna dapat terus memperoleh penghasilan dari video mereka jika video itu populer selama beberapa hari dalam satu waktu.

Spotlight, yang akan memiliki tab khusus di aplikasi, diluncurkan di 11 negara, termasuk AS, Inggris, Prancis, Jerman, dan Australia. Video yang akan Anda lihat di bagian ini bisa berdurasi hingga 60 detik dan, untuk saat ini, tidak dapat diberi watermark. Itu berarti orang tidak dapat begitu saja mengunduh konten viral dari TikTok mereka (atau orang lain) dan mengunggahnya ke Snapchat. Setelah Anda menggunakan Spotlight, Anda akan melihat snap diprogram sesuai dengan apa yang menurut algoritme Snapchat mungkin akan Anda sukai. Keputusan ini sebagian besar didasarkan pada apa yang telah Anda lihat di masa lalu dan berapa lama Anda telah menonton. Siapa pun dapat mengirim snap, mereka hanya perlu mengetuk “Spotlight” saat memposting untuk memastikannya mengisi bagian yang diminta.

Meskipun formatnya tidak asing bagi siapa pun yang pernah menonton TikTok, Snap mengatakan bahwa tampilan itu diambil berdasarkan basis penggunanya. Pertama, foto Spotlight tidak akan menampilkan bagian komentar publik, dan profil itu sendiri secara default bersifat private, sehingga Snapchatter dapat tetap mengunci akun mereka sambil tetap memposting konten.

Bagian Spotlight telah diisyaratkan selama berbulan-bulan, mengingat Snapchat mengumumkan “Music in Snap” pada bulan Agustus yang lalu. Namun kabarnya, aplikasi tersebut kurang mendapat respon positif sampai sekarang. Perusahaan telah mengizinkan pengguna untuk mengirimkan foto mereka sebagai bagian dari lokasi yang dapat dikunjungi oleh siapa saja untuk mengetahui apa yang terjadi di tempat tertentu kapan saja. Mereka muncul di Snap Map.

Spotlight tidak seperti fitur tersebut yang lebih bersifat dokumenter. Spotlight dirancang khusus untuk format video viral.

Dengan Spotlight, Snap dengan jelas mengakui keberhasilan video viral pendek TikTok, serupa dengan pengakuan Instagram dengan peluncuran Reel pada bulan Agustus. Dalam kasus Instagram, bagaimanapun, itu jelas memungkinkan orang untuk membawa konten TikTok mereka ke platform. Snap malah mencoba mendorong orang untuk menggunakan alat kreasinya sendiri dan mencegah penyalahgunaan fitur monetisasi di aplikasinya. Dulu “Stories” milik Snapchat sangat sukses hingga Instagram, Whatsapp, Facebook dan yang terbaru Fleets milik Twitter turut serta mengadopsinya. Sekarang, yang dinilai sukses itu adalah format video seperti milik TikTok.

Ini menarik. Dengan hadirnya Spotlight dengan fitur monetisasinya, apakah TikTok nanti juga akan menambahkan fitur serupa sehingga para pembuat konten di dalamnya bisa menghasilkan uang dari video-video mereka? Patut kita tunggu.

PayPal Luncurkan Layanan Baru untuk Cryptocurrency

paypal

Teknologi.info – Hari ini, 21 Oktober 2020 di San Jose, California, PayPal meluncurkan layanan baru mereka yang memungkinkan pengguna membeli (Buy), menahan (Hold), dan Menjual (Sell) Cryptocurrency.

Akan memungkinkan cryptocurrency sebagai sumber pendanaan untuk perdagangan digital di 26 juta pedagangnya. Menerima Bitlicense bersyarat dari Departemen Layanan Keuangan Negara Bagian New York.

Migrasi menuju pembayaran digital dan representasi nilai digital terus meningkat, didorong oleh pandemi COVID-19 dan meningkatnya minat terhadap mata uang digital dari bank sentral dan konsumen. PayPal Holdings, Inc. (NASDAQ: PYPL) hari ini mengumumkan peluncuran layanan baru yang memungkinkan pelanggannya membeli, menahan, dan menjual mata uang kripto langsung dari akun PayPal mereka, dan mengisyaratkan rencananya untuk meningkatkan utilitas mata uang kripto secara signifikan dengan membuatnya tersedia sebagai pendanaan sumber pembelian di 26 juta pedagangnya di seluruh dunia.

paypal

Penggunaan cryptocurrency secara “tradisional” sebagai alat tukar terhalang karena volatilitas, biaya dan kecepatan untuk bertransaksi. Akan tetapi, platform teknologi canggih ini menawarkan kemungkinan mata uang digital menjadi sesuatu yang “umum”. Menurut survei Bank for International Settlements, satu dari 10 bank sentral – mewakili sekitar seperlima dari populasi dunia – memperkirakan akan menerbitkan mata uang digital mereka sendiri dalam 3 tahun ke depan.

“Pergeseran ke bentuk mata uang digital tidak bisa dihindari, membawa serta keuntungan yang jelas dalam hal inklusi dan akses keuangan; efisiensi, kecepatan dan ketahanan sistem pembayaran; dan kemampuan pemerintah untuk menyalurkan dana kepada warga dengan cepat. Jangkauan global kami, keahlian pembayaran digital, jaringan dua sisi, dan kontrol keamanan dan kepatuhan yang ketat memberi kami kesempatan, dan tanggung jawab, untuk membantu memfasilitasi pemahaman, penebusan, dan interoperabilitas dari instrumen pertukaran baru ini. Kami sangat ingin bekerja dengan bank sentral dan regulator di seluruh dunia untuk menawarkan dukungan kami, dan memberikan kontribusi yang berarti dalam membentuk peran yang akan dimainkan mata uang digital di masa depan keuangan dan perdagangan global.”
Dan Schulman, Presiden dan CEO PayPal

Membangun Pemahaman dan Adopsi Cryptocurrency

Untuk meningkatkan pemahaman konsumen dan adopsi cryptocurrency, PayPal memperkenalkan kemampuan untuk membeli, menahan, dan menjual cryptocurrency tertentu. Saat ini PayPal sudah mendukung Bitcoin, Ethereum, Bitcoin Cash dan Litecoin, langsung di dalam dompet digital PayPal. Layanan ini akan tersedia untuk pemegang akun PayPal di AS dalam beberapa minggu mendatang. PayPal berencana untuk memperluas fitur ke pasar internasional pada paruh pertama 2021. Layanan ini diaktifkan di AS melalui kemitraan dengan Paxos Trust Company, penyedia produk dan layanan cryptocurrency.

PayPal juga telah diberikan Bitlicense bersyarat pertama oleh Departemen Layanan Keuangan Negara Bagian New York (NYDFS).

“Persetujuan NYDFS hari ini mengikuti pengumuman Juni 2020 kami untuk kerangka kerja baru untuk Bitlicense bersyarat untuk mendorong, mempromosikan, dan membantu lembaga yang tertarik agar memiliki cara yang diatur dengan baik untuk mengakses pasar mata uang virtual New York dengan cara yang tepat waktu dan melindungi konsumen New York, melalui kemitraan dengan firma mata uang virtual resmi New York. NYDFS akan terus mendorong dan mendukung penyedia layanan keuangan untuk beroperasi, tumbuh, tetap, dan berkembang di New York dan bekerja dengan inovator untuk memungkinkan mereka bertunas dan menguji ide-ide mereka, untuk sektor jasa keuangan yang dinamis dan berwawasan ke depan, terutama saat kami bekerja untuk membangun kembali New York lebih baik di tengah pandemi ini.”
Linda A. Lacewell, pengawas, NYDFS

Sebagai bagian dari peluncuran ini, PayPal juga akan memberikan edukasi untuk membantu mereka memahami ekosistem mata uang kripto, risiko dan peluang yang terkait dengan investasi dalam mata uang kripto, dan informasi tentang teknologi blockchain. Tidak ada biaya layanan saat membeli atau menjual cryptocurrency hingga 31 Desember 2020, dan tidak ada biaya untuk menyimpan/hold cryptocurrency di akun PayPal.

Meningkatkan Utilitas Cryptocurrency dalam Perdagangan Digital

Mulai awal 2021, pelanggan PayPal akan dapat menggunakan kepemilikan cryptocurrency mereka sebagai sumber pendanaan untuk membayar di 26 juta pedagang PayPal di seluruh dunia. Konsumen akan dapat secara instan mengonversi saldo cryptocurrency pilihan mereka ke mata uang fiat, dengan kepastian nilai dan tanpa biaya tambahan.

Para Merchants PayPal tidak akan memiliki integrasi atau biaya tambahan, karena semua transaksi akan diselesaikan dengan mata uang fiat dengan tarif PayPal mereka saat ini. Akibatnya, cryptocurrency hanya menjadi sumber pendanaan lain di dalam dompet digital PayPal, menambahkan utilitas yang ditingkatkan untuk pemegang cryptocurrency, sambil mengatasi kekhawatiran sebelumnya seputar volatilitas, biaya dan kecepatan transaksi berbasis cryptocurrency.

Menjelajahi dan Berinvestasi pada Infrastruktur Layanan Keuangan Generasi Mendatang

Selain menyediakan layanan cryptocurrency yang signifikan ini, PayPal telah mengeksplorasi potensi mata uang digital melalui kemitraan dengan platform cryptocurrency berlisensi dan teregulasi serta dengan bank sentral di seluruh dunia.

Selama lima tahun terakhir, PayPal telah meningkatkan fokus dan sumber dayanya untuk mengeksplorasi infrastruktur layanan keuangan digital generasi berikutnya dan peningkatan perdagangan digital melalui tim riset internal yang berfokus pada blockchain.

Pada 2019, PayPal Ventures, lengan modal ventura perusahaan, berinvestasi di TRM Labs, sebuah perusahaan yang berfokus membantu lembaga keuangan mencegah penipuan mata uang kripto dan kejahatan keuangan, dan Cambridge Blockchain, sebuah perusahaan perangkat lunak kepatuhan dan manajemen identitas berbasis blockchain.

PayPal akan terus mengeksplorasi potensi teknologi untuk meningkatkan layanan keuangan dan memastikannya lebih cepat, lebih aman, dan lebih murah. PayPal bermaksud untuk bekerja bahu membahu dengan regulator, pemerintah dan bank sentral dalam upaya ini.

Bagaimana dengan indonesia? Mudah-mudahan di tahun mendatang Cryptocurrency juga tersedia di PayPal untuk pemegang akun PayPal di Indonesia.